Prinsip Kerja Sistem Hidrolik Pada Rem Cakram Sepeda Motor

Kita rasa penting untuk mengetahui prinsip kerja sistem hidrolik pada rem cakram sepeda motor supaya dapat merawat dan memperbaiki bagian kendaraan roda 2 ini yang bertugas menghentikan laju roda ini. Benar adanya jika sepeda motor mempunyai ukuran lebih kecil daripada mobil, namun tetap saja membutuhkan daya pengereman yang kuat supaya berhenti, apalagi sekarang sudah banya moge dengan kapasitas mesin di atas 150 cc.

Rem cakram terkenal dengan kekuatan cengkraman atau jepitan yang luas biasa sehingga bikers dapat memperlambat atau menghentikan sepeda motor dengan akurasi pengereman yang sangat baik. Jika bagian-bagian rem cakram tidak bisa bekerja dengan baik karena aus, kotor, berkarat atau sudah rusak maka keselamatan pengendara terancam.

Prinsip Kerja Sistem Hidrolik Pada Rem Cakram Sepeda Motor


Yuk Ketahui Cara Kerja Sistem Hidrolik Pada Rem Cakram Sepeda Motor !

Pertama ukuran rem cakram motor itu relatif kecil, sederhana dan ringan, hal ini berbeda dengan rem cakram yang lebih besar yang dipakai pada kendaraan mobil dan truk. Rem cakram sepeda motor dibuat kecil supaya tidak membebani mesin sepeda motor dan supaya bikers lebih lincah di jalan raya.

Beberapa bagian rem cakram sepeda motor pada umumnya terbuat dari bahan ringan semisal aluminium, atau bahan lain yang memiliki khasiat tahan terhadap karat dan mudah dibersihkan jika kotor.

Rem cakram mempunyi daya henti yang kuat krena mempunyai beberapa piston, beberapa merek atau jenis rem cakram bahkan memiliki dua sampai dengan empat piston, dan untuk moge semisal Harley Davidson bisa mempunyai dua belas piston di pada rem cakramnya.

Cara kerja rem cakram sepeda motor sistem hidrolik itu memakai fluida atau cairan, sangat berbeda dengan sistem rem tromol yang digerakkan dengan mekanik yakni dengan kabel kawat paja.

Rem cakram bekerja secara mekanis dengan menggunakan kabel baja dan batang yang digerakkan secara hidrolik oleh tekanan cairan atau fluida. Roda dapat dihentikan putarannya dengan cara dijepit dengan dua bilah sepatu rem (brake pads) yang menjepit kuta cakram (disc).

Pada umumnya, komponen plat piringan (plat disc) diproduksi dari material stainless steel sehingga kuat, awet dan tahan terhadap korosi karat. Plat disc rem cakram akan dicengkram kuat dengan bantalan piston yang didorong dengan gaya hidrolik.



Manfaat atau kelebihan rem cakram daripada rem tromol yaitu :

1. Lebih cepat dingin karena plat disk terbuka dan terkena oleh angin, hal ini membuat daya pengereman lebih stabil dan komponen tidak mudah rusak.

2. Sepeda motor lebih stabil atau seimbang karena tidak terjadi perbedaan daya saat kendaraan mengerem.

3. Rem cakram lebih mudah dibersihkan, yakni tinggal membilas dengan sabun pada area piringan atau plat disc.

Yup kawan itulah prinsip kerja sistem hidrolik pada rem cakram sepeda motor yang bisa dipelajari untuk memperbaiki, merawat dan mengatasi berbagai permasalahan yang muncul, selamat belajar otomotif.

0 Response to "Prinsip Kerja Sistem Hidrolik Pada Rem Cakram Sepeda Motor"

Poskan Komentar